[Terlengkap] Sistem Ekskresi Pada Manusia

PelajarPintar.Com – Di dalam tubuh manusia terjadi metabolisme. Metabolisme merupakan proses molekul suatu zat dalam sel dari bentuk sederhana ke bentuk kompleks atau sebaliknya. Metabolisme tidak menghasilkan bahan-bahan yang bermanfaat bagi tubuh.

sistem ekskresi pada manusia

Jika bahan-bahan tersebut terus berada di dalam tubuh kita, akan terjadi ketidakseimbangan kimia di dalam tubuh kita. Ketidakseimbangan tersebut akan mengganggu proses-proses metabolisme yang lain. Proses pengeluaran bahan-bahan sisa metabolisme ini disebut ekskresi.

Ekskresi membantu menjaga homeostasis dengan mempertahankan lingkungan dalam tubuh agar tetap stabil dan bebas dari materi-materi yang membahayakan. Bahan-bahan hasil metabolisme yang harus dikeluarkan dari dalam tubuh di antaranya adalah karbon dioksida, kelebihan air, dan urea.

Karbon dioksida dihasilkan di antaranya dari proses respirasi seluler, sedangkan urea adalah zat kimia yang berasal dari hasil pemecahan protein. Alat-alat ekskresi yang ada pada manusia adalah kulit,paru-paru, hati, dan ginjal.

  1. Organ Sistem Ekskresi Kulit

Sebagai alat ekskresi, kulit mengeluarkan keringat. Keringat terdiri atas air dan garam-garam mineral (terutama NaCl, itu sebabnya keringat terasa asin), serta sedikit sampah buangan, seperti urea, asam urat, dan amonia.

Keringat dikeluarkan tubuh dalam jumlah besar ketika melakukan kegiatan berat dan berada di lingkungan yang panas. Pengeluaran keringat juga dipengaruhi oleh makanan, keadaan kesehatan, dan emosi.

Kulit dibagi menjadi dua lapisan utama, yaitu epidermis dan dermis. Epidermis merupakan lapisan kulit paling luar dan lebih tipis dibandingkan lapisan dermis. Epidermis terdiri atas beberapa lapisan, yaitu stratum korneum (lapisan tanduk), stratum lusidum, stratum granulosum, danstratum germinativum.

  1. Organ Sistem Ekskresi Paru-paru

Paru-paru berperan dalam proses ekskresi karena paru-paru mengeluarkan gas karbon dioksida dan air melalui proses respirasi. Dalam paru-paru, terdapat alveoli tempat terjadinya pertukaran gas antara oksigen dan karbon dioksida.

Dinding alveoli dan kapiler sangat tipis dan basah sehingga memudahkan pertukaran gas. Setelah udara masuk ke alveolus, oksigen masuk melalui dinding alveolus dan segera memasuki dinding kapiler darah. Sebaliknya, karbon dioksida dan air terlepas dari darah dan masuk ke alveoli untuk selanjutnya dikeluarkan dari dalam tubuh.

  1. Organ Sistem Ekskresi Hati

Hati termasuk dalam sistem ekskresi karena hati mengeluarkan empedu . Setiap hari, hati menyekresi sekitar 600–1.000 mL cairan empedu. Cairan empedu terdiri atas kolesterol, lemak, hormon pelarut lemak, dan lesitin.

Fungsi cairan empedu, di antaranya mengemulsi lemak dalam usus halus. Cairan empedu tersebut disimpan dalam kantung empedu untuk disalurkan ke dalam usus halus. Sebagai bagian dari sistem ekskresi, hati menghasilkan produk ekskretori, seperti zat pewarna cairan empedu (bile pigmen), yaitu bilirubin. Bilirubin berasal dari pemecahan hemoglobin darah yang berlangsung dalam hati.

  1. Organ Sistem Ekskresi Ginjal

Ginjal adalah organ utama dalam sistem ekskresi. Ginjal mengeluarkan urea, kelebihan air, dan material sampah lainnya dalam bentuk urin. Urin dialirkan melalui ureter menuju kantung urin. Keinginan untuk mengeluarkan urin muncul ketika kantung urin terisi penuh. Urin dikeluarkan dari tubuh melalui uretra.

Ginjal manusia berbentuk seperti kacang dengan panjang kira-kira 13 cm, lebar 8 cm, dan tebal 2,5 cm.

Ginjal berukuran lebih kurang seukuran dengan kepalan tangan Anda. Ukuran organ tersebut memang kecil, tetapi mempunyai fungsi dan efektivitas kerja yang sangat mengagumkan. Manusia mempunyai dua buah ginjal yang terletak di sebelah kanan dan kiri tubuhnya.

Dari bagian luar ke dalam, ginjal terdiri atas tiga lapisan, yaitu korteks renalis (korteks), medula renalis (medula) danpelvis renalis. Unit fungsional terkecil dari ginjal disebut nefron. Nefron terletak di korteks renalis dan medula renalis.

Nefron terdiri atas tiga bagian utama, yaitu glomerulus (tempat darah disaring), kapsula Bowman, dua buah tubulus panjang. Tubulus tersebut dibagi menjadi tubulus kontortus proksimal,lengkung Henle, tubulus kontortus distal, dan yang terakhir adalah tubulus pengumpul.

Baca Juga:

[Terlengkap] Sistem Ekskresi Pada Manusia
Rate this post


Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tags: #makalah sistem ekskresi pada manusia #sistem ekskresi ginjal #sistem ekskresi kulit #sistem ekskresi pada hewan #sistem ekskresi pada manusia dan hewan #sistem ekskresi pada manusia kelas 9 #sistem ekskresi pdf #sistem ekskresi ppt

author
Author: 
Perbedaan Pengertian Paragraf Deduksi dan Induksi
Perbedaan Pengertian Paragraf Deduksi dan Induksi
PelajarPintar.Com – Berikut ini pak guru berikan
Perbedaan Gagasan Utama, Kalimat Utama, dan Kesimpulan
Perbedaan Gagasan Utama, Kalimat Utama, dan Kesimpulan
PelajarPintar.Com – Tahukan anda, perbedaan antara gagasan
[Lengkap]Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial
[Lengkap]Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial
PelajarPintar.Com – Interaksi Sosial menurut menurut Shaw
Peninggalan Prasasti Kerjaan Sriwijaya Terlengkap
Peninggalan Prasasti Kerjaan Sriwijaya Terlengkap
Peninggalan Kerajaan Sriwijaya Kerajaan Sriwijaya meninggalkan beberapa
Must read×

Top