[Terlengkap] Bacaan Doa dan Tata Cara Mandi Wajib yang Benar

Posted on

PelajarPintar.Com – Mandi wajib masuk dalam bab toharoh yang mana pada bab ini tiap muslim harus menguasai nya dengan benar sebelum melakukan ibadah lainnya.

Resiko nya besar sekali jika anda meremehkan bagaimana melakukan mandi wajib yang benar atau seluruh sholat dan ibadah anda lainnya tidak akan sah.

Jika anda peduli dengan amal ibadah anda maka seharusnya anda mulai mempelajarinya dari sekarang. Langsung saja simak penjabarannya dibawah ini

Dasar Hukum Wajib nya Mandi Wajib

Tentunya ada dasar hukum atau dalil yang menjadi dasar wajibnya mandi wajib atau junub ini.

Berikut ini beberapa diantaranya:

  1. Al Maidah: 6

وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا

Artinya: “Dan jika kamu junub Maka mandilah..”

  1. An Nisa: 43

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ لاَ تَقْرَبُواْ الصَّلاَةَ وَأَنتُمْ سُكَارَى حَتَّىَ تَعْلَمُواْ مَا تَقُولُونَ وَلاَ جُنُباً إِلاَّ عَابِرِي سَبِيلٍ حَتَّىَ تَغْتَسِلُواْ

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan, (jangan pula hampiri mesjid) sedang kamu dalam keadaan junub, terkecuali sekedar berlalu saja, hingga kamu mandi.

  1. Hadits Bukhari

“Bahwasanya Nabi Muhammad apabila mandi jinabah ia memulai dengan membasuh kedua tangannya kemudian wudhu seperti wudhu untuk shalat lalu memasukkan jari-jarinya ke dalam air kemudian menyisirkannya ke pangkal rambut kemudian mengalirkan air ke kepalanya tiga cawukan dengan kedua tangannya kemudian meratakan air pada seluruh kulit badannya.

Tiga dalil di atas cukup mengawakili untuk meyakinkan kita akan kewajiban mandi wajib atau junub ini.

Penyebab Wajibnya Mandi wajib

Setidaknya menurut ulama fiqh, ada enam hal yang menyebabkan menimbulkan hadats besar pada seseorang, sehingga diharuskan mengerjakan mandi wajib. Keenam penyebab mandi wajib tersebut adalah:

  1. Bersetubuh atau berhubungan badan suami istri.

    Dua orang yang melakukan hubungan badan wajib hukumnya untuk melakukan mandi wajib. Kewajiban tersebut timbul karena masukkan zakar ke dalam farji si wanita.

    Oleh sebab itu, walaupun si pria tidak sampai mengeluarkan mani, dia tetap harus melakukan mandi wajib.

  2. Keluar mani, baik karena mimpi basah, bersetubuh, maupun sebab-sebab lainnya.

  1. Orang yang meninggal dunia, wajib dimandikan oleh orang yang masih hidup kecuali orang yang mati syahid.

  1. Selesai haid (khusus bagi wanita). Bila seorang wanita telah selesai masa haidnya, maka saat itu dia diwajibkan untuk melakukan mandi wajib.

  1. Selesai nifas (khusus bagi Ibu melahirkan).

    Wanita yang melahirkan akan mengeluarkan darah. Umumnya darah itu keluar selama 40 hari. Setelah masa nifas ini selesai, dia harus melakukan mandi wajib.

  1. Melahirkan atau wiladah.

    Seorang ibu yang melahirkan juga harus melakukan mandi wajib. Mandi wajib di sini yaitu karena melahirkan, bukan karena nifas.

Syarat Sahnya Mandi Wajib

Syarat melakukan mandi wajib hanya ada satu yaitu memakai air yang suci menyucikan. Tidak boleh memakai air yang bernajis, sudah pernah dipakai untuk bersuci atau suci namun tidak menyucikan.

Tata Cara Mandi Wajib
Bacaan doa tata cara mandi wajib

Rukun dalam mandi wajib hanya ada 3, yaitu:

  1. Dilakukan saat pertama kali mengalirkan air ke badan.
  2. Menghilangkan najis yang ada di badan atau anggota badan.
  3. Menyiram air ke seluruh kulit badan dan rambut.

Secara sederhana, bila seseorang telah melakukan rukun-rukun di atas, maka mandi wajibnya telah sah. Tidak perlu repot-repot dan terlalu was-was dengan mandi wajib. Biasa saja.

Perbedaan mandi wajib dengan mandi biasa secara umum hanya 2 hal, yaitu:

  1. Harus ada niat
  2. Air yang dialirkan harus mengalir ke seluruh badan dan rambut, tidak boleh ada yang terlewat atau tidak kena.

Bacaan Doa Mandi Wajib

  1. Bacaan Niat mandi besar junub atau setelah berhubungan suami istri.
  1. Bacaan Doa Mandi Wajib Setelah Haid / Menstruasi

  1. Bacaan Doa Mandi Wajib Setelah Melahirkan Atau Nifas

Sunnah Sunnah Mandi Wajib

Mandi wajib sudah sah, bila telah memenuhi syarat dan rukun seperti yang telah disebutkan di atas. Tetapi supaya lebih sempurna, sebaiknya juga melakukan beberapa sunnah mandi wajib berikut ini:

  1. Membaca bismillah
  2. Berwudhu terlebih dahulu
  3. Mengusap-ngusap tangan pada badan ketika mandi
  4. Bersegera mengerjaka mandi wajib saat sudah berhadats
  5. Mendahulukan bagian badan yang kanan daripada yang kiri.

Waktu yang Dianjurkan Mandi Wajib

Dalam Islam kita juga disunnahkan mandi pada waktu-waktu tertentu. Tetapi pelaksaan atau tata cara melakukan mandi sunnah ini sama seperti mandi wajib yang sudah kita bahas di atas.

Berikut ini 16 jenis mandi sunnah yang dianjurkan dalam Islam, yaitu:

  1. Mandi sunnah di hari jumat
  2. Mandi sunnah untuk sholat idul fithri dan idul adha
  3. Mandi sunnah sebelum mengerjakan sholat sunnah istisqa
  4. Mandi sunnah sebelum mengerjakan sholat sunnah gerhana matahari
  5. Mandi sunnah sebelum mengerjakan sholat sunnah gerhana bulan
  6. Mandi sunnah setelah memandikan mayit
  7. Seorang muallah (baru masuk Islam), juga disunnahkan mandi
  8. Orang yang gila atau epilepsi kemudian sembuh, maka disunnahkan mandi
  9. Mandi sunnah waktu akan melakukan ihram
  10. Mandi sunnah waktu akan wuquf di Arafah
  11. Mandi sunnah waktu mengerjakan mabit di Muzdalifah
  12. Mandi sunnah waktu akan melempat jumrah
  13. Mandi sunnah sebelum mengerjakan tawaf
  14. Mandi sunnah sebelum mengerjakan sai
  15. Mandi sunnah waktu akan masuk kota Makkah
  16. Mandi sunnah sebelum masuk Kota Madinah

Demikianlah penjelasan mengenai tata cara mandi wajib lengkap. Terima kasih telah berkunjung semoga informasi diatas membantu.

Baca Juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *